Sinopsis Novel The Truth About Forever Orizuka

the-truth-about-forever

Yogas, tokoh utama dalam novel ini, telah di vonis kalau umurnya tidak lama lagi. Yogas menggunakan sisa hidupnya yang tidak panjang untuk balas dendam terhadap orang yang telah membuatnya harus menanggung penderitaan. Dia diam-diam pergi Yogyakarta, mencari orang yang harus bertanggung jawab atas hidup dan mimpi-mimpinya yang telah hancur.  Bahkan, kalau perlu Yogas rela mati bersama orang itu.

Di tengah pembalasan dendamnya, dia bertemu gadis yang sangat ingin dia jauhi, bahkan dia berusaha menghindar darinya. Kana, seberapa kerasnya Yogas berusaha menjauhinya tapi entah kenapa malah hal itu membuatnya semakin dekat dengan gadis berperawakan kecil itu. Tanpa dia sadari cinta yang selama ini ia kubur dalam-dalam di hatinya perlahan-lahan muncul kembali.

Hal itu sempat membuat Yogas kalang kabut dan sejenak melupakan balas dendamnya. Tapi ia tetap berusaha untuk memfokuskan dirinya untuk menemukan orang itu, kalau bisa membunuhnya. Yogas sangat ingin menghindari kontak dengan Kana. Karena dia berpikir ini akan membuatnya kerepotan. Tapi, karena mereka tinggal berdekatan, Yogas sedikit kesulitan menghindari Kana.

Yogas yang bersikap dingin dan terlihat penuh rahasia tersebut malah membuat Kana semakin penasaran. Pada awalnya Kana juga tidak ingin tahu urusan orang lain. Tapi entah kenapa, seperti ada magnet di sekitar Yogas yang menarik Kana ingin tahu lebih banyak tentangnya. Lambat laun tanpa disadari mereka menjadi lebih dekat, melebihi yang mereka bayangkan. Yah… memang cinta itu datang tanpa memberi ancang-ancang.

Ketika mereka sadar akan perasaan masing-masing, banyak hal dan kegalauan berkecamuk di pikiran masing-masing. Kana semakin ingin mengenal lebih banyak tentang cowok misterius, yang dipanggilnya alien selama ini. Yogas tidak ingin perasaannya menjadi penghalang baginya untuk membalas dendam. Akhirnya Yogas berusaha merancang beberapa sekenario palsu untuk membuat Kana menjauh darinya. Mulai dari alasan kenapa dia ingin balas dendam dan kenyataan tentang awal mula kenapa hidupnya hancur seperti ini.

Pada awalnya Kana percaya akan kata-kata Yogas dan mulai goyah dengan perasaannya. Kana menyadari bahwa dia bukanlah malaikat yang akan berada di samping Yogas apapun yang terjadi. Dia hanyalah manusia biasa yang juga memiliki rasa takut. Untuk beberapa saat Yogas berhasil membuat Kana menjauh darinya. Tapi di luar dugaan, hal itu malah membuatnya takut untuk ditinggalkan oleh Kana. Tapi disisi lain dia juga takut kalau suatu saat Kana akan terluka jika tahu tentang kebenaran apa yang menimpanya.

Kekuatan cinta memang luar biasa. Kena tidak lagi bimbang. Dia bertekad akan berada disisi Yogas apapun yang terjadi. Tapi Yogas masih saja takut kalau Kana berada di sisinya, masa depan Kana akan suram. Di sisi lain Yogas senang mengetahui kalau ternyata masih ada orang yang peduli terhadapnya. Terjadi perang besar di hati Yogas. Akhirnya dia memutuskan untuk membuang rasa senangnya dan fokus untuk balas dendam. Yogas dengan tegas menolak cinta Kana, bahkan beberapa kali melontarkan kata-kata kejam kepadanya sampai membuat Kana menangis. Walaupun dia tidak mau membuatnya menangis, tapi dia berpikir bahwa ini adalah yang terbaik untuknya.

Suatu saat semua kebenaran terungkap. Kebenaran yang bisa dibilang begitu pahit, tapi hal itu malah membuat Kana semakin yakin bahwa dia akan berada di samping Yogas apapun yang terjadi, dan untuk selamanya. Walaupun berkali-kali ditolak Yogas, tapi Kana tidak pernah menyerah. Dia dengan tulus menunjukkan perhatian dan kasih sayangnya pada Yogas. Pada awalnya Yogas berpikir kalau yang dilakukan Kana hanya semata-mata karena rasa belas kasihan, tapi lama-kelamaan Yogas bisa melihat ketulusan Kana dan akhirnya menerima Kana.

Yogas berpikir bahwa setelah bertemu gadis itu, hidupnya telah berubah. Menjadi lebih bermakna. Kana lah yang membuatnya kembali bersemangat untuk hidup dan kembali meraih mimpi-mimpinya. Seiring dengan itu banyak hal-hal baik yang menyambut Yogas. Ditengah kebahagiaan yang dirasakan Yogas, tiba-tiba orang yang telah merusak hidupnya muncul. Sesaat hal itu membuatnya kalap dan berniat membunuh orang itu. Joe, dialah orang yang ingin Yogas bunuh. Orang yang telah membuat masa depan Yogas hancur, orang yang telah membuat orang-orang disekitarnya menjauhinya. Ketika Yogas hampir akan membunuhnya, ia memaksa Joe untuk menjelaskan latar belakang mengapa dirinya menjadi korban atas ketidakadilan sahabatnya, Joe. Ternyata setelah Joe menjelaskannya, ia tidak mengetahui bahwa suntikan yang berisi obat terlarang itu, yang ia gunakan untuk menyuntik paksa ke dalam tubuh Yogas, sudah terinfeksi virus HIV. Joe tidak menyangka perbuatannya dulu sudah berlebihan dan menyebabkan masa depan sahabatnya hancur. Joe sangat menyesali perbuatannya itu dan dia mengatakan alasan mengapa ia melakukannya. Ketika SMA Yogas adalah siswa yang sangat disegani, ia bercita-cita ingin menjadi sutradara film, karena itu ia sangat sibuk dengan dunianya sehingga ada satu peran yang Yogas lupakan, yaitu ia kurang memperhatikan sahabatnya, Joe. Yogas sering menyibukkan dirinya dengan hobinya membuat film pendek sederhana sehingga membuat Joe menyendiri. Karena hal itulah Joe melampiaskan kekesalannya terhadap Yogas dengan cara yang salah. Dari situ, akhirnya Yogas sadar bahwa kesalahannya tidak berada pada Joe saja. Ditengah keadaan genting itu, Yogas menerima telpon dari Ayahnya di Jakarta. Mata Yogas membelalak ketika mendengar suara diujung telpon itu, ia tidak menyangka Ayahnya akan kembali lagi setelah bertahun-tahun meninggalkannya karena penyakitnya itu. Ayahnya sangat menyesal dan memohon maaf kepada Yogas. Lalu Ayah dan Ibunya menyuruh Yogas untuk segera pulang ke Jakarta dan menata kembali kehidupannya. Mengetahui hal itu, Kana sangat mendukung keputusan orang tua Yogas, bagaimanapun juga Yogas harus tetap menjalani hidupnya terutama bersekolah dan bisa meraih cita-citanya. Yogas sadar dan ingin sekali menggapai cita-citanya tetapi disatu sisi ia tidak ingin meninggalkan Kana sendirian. Akhirnya Yogas memutuskan untuk menggapai cita-citanya. Lalu dia berjanji kepada Kana bahwa ketika mereka berdua sudah meraih kesuksesan, yaitu Yogas berhasil menjadi sutradara dan Kana berhasil menjadi penulis best seller. Ketika waktu itu tiba, mereka harus bertemu kembali. Namun takdir berkata lain, Yogas sudah lebih dulu meninggalkan Kana karena kecelakaan.

Advertisements

About titasyiamiq

20 y.o. weird girl of Smandaku'2015 and Faculty of Nursing Padjadjaran University :)
This entry was posted in Tentang SMA. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s